Beranda » EKONOMI » Potensi Tithonia diversifolia Fermentasi Sebagai Pakan Ternak ruminansia
click image to preview activate zoom

Potensi Tithonia diversifolia Fermentasi Sebagai Pakan Ternak ruminansia

Rp 80.000
Stok Tersedia
KategoriEKONOMI
Tentukan pilihan yang tersedia!
Bagikan ke

Potensi Tithonia diversifolia Fermentasi Sebagai Pakan Ternak ruminansia

Judul               : Potensi Tithonia diversifolia Fermentasi Sebagai Pakan Ternak ruminansia

Penulis             : Dr. Roni Pazla, S.Pt, MP., Prof. Dr. Ir. Novirman Jamarun, MSc., Laras Sukma Sucitra, S.Pt, Maihelfi, S.Pt, dan Yolanda Wulandari, S.Pt

Ukuran            : 15,5 x 23 cm

Tebal               : 123 Halaman

Cover              : Soft Cover

 

SINOPSIS

Tanaman paitan (Tithonia diversifolia) merupakan tanaman semak yang berpotensi besar untuk dijadikan pakan ternak, karena kandungan proteinnya yang tinggi. Kandungan protein kasarnya berkisar 22- 30 %  dan  megandug asam-asam  amino serta bermacam unsur mineral makro dan mikro. Titonia kurang termanfaatkan dengan baik, hanya sebagian orang yang menggunakannya sebagai mulsa atau pestisida alami dan belum banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak terutama ternak ruminansia, Kendala penggunaan titonia untuk pakan ternak adalah zat anti gizi seperti asam fitat, tanin, saponin, oksalat, alkaloid dan flavonoid. Faktor pembatas tersebut, baik zat yang langsung terkandung dalam bahan pakan maupun melalui produk metabolisme pada ternak, dapat mengganggu penggunaan pakan. Selain itu, dapat mempengaruhi kesehatan dan produksi ternak melalui mekanisme penurunan asupan nutrisi, gangguan pencernaan dan penyerapan serta menyebabkan efek samping lain yang merugikan. kandungan zat anti nutrisi yang paling banyak pada titonia adalah asam fitat. Kandungan asam fitat yang tinggi pada tithonia menyebabkan rasa pahit, sehingga kurang disukai oleh ternak. Asam fitat dalam suatu bahan juga dapat mengganggu penyerapan mineral karena asam fitat memiliki sifat chelating agent yang dapat mengikat mineral sehingga ketersediaan biologis mineral tersebut menurun. Asam fitat pada titonia menyebabkan penurunan konsumsi ternak jika diberikan berlebihan. Asam fitat juga dapat mengikat protein dan karbohidrat sehingga pencernaan dan penyerapan nutrisi tersebut terganggu. Pada ternak kambing perah, konsentrasi pemberian titonia yang tinggi membuat rasa susu kambing terasa agak pahit. Teknologi fermentasi menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus diharapkan mampu mereduksi kadar asam fitat pada titonia dan meningkatkan kadar mineral fosfor sehingga mampu dimanfaatkan mikroba rumen untuk pertumbuhan dan aktivitasnya. Buku ini mengurai potensi tanaman titonia fermentasi sebagai pakan ternak agar bisa dimanfaatkan secara optimal.

Potensi Tithonia diversifolia Fermentasi Sebagai Pakan Ternak ruminansia

Berat300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 830 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait

Social Media & Marketplace
Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Nurul
● online
Iva
● online
Nurul
● online
Halo, perkenalkan saya Nurul
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja