Beranda » Agama Islam » Silent Minutes Before Imsak, Seni Menata Diri di Jam-Jam Sunyi Mencari Arti Di Tengah Hidup yang Berisik
click image to preview activate zoom

Silent Minutes Before Imsak, Seni Menata Diri di Jam-Jam Sunyi Mencari Arti Di Tengah Hidup yang Berisik

Rp 85.000
Stok Pre Order
KategoriAgama Islam
Tentukan pilihan yang tersedia!
PRE ORDER
Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut mengenai pemesanan produk ini.
Bagikan ke

Silent Minutes Before Imsak, Seni Menata Diri di Jam-Jam Sunyi Mencari Arti Di Tengah Hidup yang Berisik

Judul                  :  Silent Minutes Before Imsak, Seni Menata Diri di Jam-Jam Sunyi Mencari Arti Di Tengah Hidup yang Berisik

Penulis              : Ach. Nurholis Majid

Ukuran             : 14  x 20 cm

Tebal                  :  126  Halaman

Cover                 : Soft Cover

 

 

 

SINOPSIS

“Jujur saja, kadang saya merasa aneh. Kenapa kehilangan kabar dari seseorang selama sehari saja bisa membuat hati gelisah setengah mati, tapi berhari-hari tanpa ‘bercakap-cakap’ dengan Tuhan, rasanya biasa saja?”

Buku ini lahir dari kegelisahan-kegelisahan sederhana semacam itu. Di tengah hiruk-pikuk dunia yang menuntut kita terus tergesa-gesa dan kehilangan makna, buku ini mengajak pembaca masuk ke dalam jeda itu. Mengajak menyadari bahwa mungkin selama ini terlalu sibuk baik pada orang lain, tapi lupa bertanya: “Apa kamu masih baik pada dirimu sendiri?”

Penulis buku ini merangkai kata-kata yang menenangkan jiwa. Tentang sajadah tua yang merekam jejak doa dan air mata, tentang tidur siang yang diniatkan untuk mengistirahatkan hati dari prasangka, hingga tentang mudik yang dimaknai sebagai perjalanan spiritual kembali ke kampung halaman yang abadi.

Buku ini mengajak pembaca menelusuri kembali lorong-lorong ingatan, membereskan dendam yang tersisa, dan belajar memaafkan—bukan demi orang lain, tapi demi menyembuhkan luka yang diciptakan sendiri karena terlalu lama menyimpan marah. “Silent Minutes Before Imsak” adalah teman duduk bagi pembaca yang ingin menjalani Ramadhan sebagai perjalanan pulang menjadi manusia yang lebih jujur dan lapang.

Buku yang sepenuhnya merekam renungan seorang santri-akademisi, tentang berbagai pengalaman dalam hidupnya. Sekalipun di dalamnya ada kata cinta, tetapi cinta yang dimaksid adalah cinta kepada Allah dan kerinduan iman yang mendalam dalam mengarungi perjalanan menuju Allah Sang Kekasih sejati.

Sangat menarik untuk membaca buku ini tidak saja karena inspirasi yang hadir adalah inspirasi ketakwaan, ketaatan, keimanan dan kesantrian, melainkan juga karena bagi pembacanya akan mendapatkan sentuhan perasaan agar lebih indah dalam beribadah, gugahan jiwa agar lebih bermakna dalam hidup dan motivasi iman agar semakin semangat menjadi peribadi yang bermanfaat baginirang lain.

(Dr. Amir Faishol Fath, Pakar Tafsir Al Quran, Juri Hafizh Indonesia RCTI)

 

 

Silent Minutes Before Imsak, Seni Menata Diri di Jam-Jam Sunyi Mencari Arti Di Tengah Hidup yang Berisik

Berat300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 53 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait

Social Media & Marketplace
Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Laras
● online
Dewanty
● online
Fitri
● online
Laras
● online
Halo, perkenalkan saya Laras
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja