Deradikalisasi Terorisme : Menimbang Perlawanan Muhammadiyah dan Loyalitas Nahdlatul Ulama
Rp 75.000| Stok | Pre Order |
| Kategori | Sosial & Budaya |
Deradikalisasi Terorisme : Menimbang Perlawanan Muhammadiyah dan Loyalitas Nahdlatul Ulama
Judul : Deradikalisasi Terorisme : Menimbang Perlawanan Muhammadiyah dan Loyalitas Nahdlatul Ulama
Penulis : Saefudin Zuhri
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Tebal : 240 Halaman
Cover : Soft Cover
SINOPSIS
Terorisme adalah kejahatan luar biasa yang mengancam kehidupan umat manusia. Akar, dimensi, dan aktor terorisme sangat beragam. Mengaitkan terorisme dengan agama tertentu, khususnya Islam, jelas keliru. Banyak pelaku terorisme yang berlatar belakang agama Kristen, Yahudi, Hindu, Budha, dan kalangan yang tidak beragama. Dalam Islam, terorisme dikaitkan dengan kelompok Wahabi. Analisis ini juga tidak sepenuhnya valid. Setelah al-Qaidah tamat, kelompok teroris yang paling ditakuti adalah Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS). Kelompok ini semakin menakutkan setelah berganti nama menjadi Islamic State (IS). Dengan nama baru tersebut IS tidak hanya terkonsentrasi di Irak dan Suriah tapi seluruh dunia. IS menjadi jaringan terorisme global yang tersebar di banyak negara termasuk Indonesia.
Dalam hubungannya dengan terorisme, Indonesia adalah salah satu negara yang rentan terhadap aksi terorisme. Di kawasan Asia Tenggara Indonesia menjadi negara yang paling sering menjadi sasaran aksi dan rumah jaringan terorisme. Akan tetapi, Indonesia juga dinilai sebagai negara yang paling berhasil memberantas terorisme. Kesuksesan tersebut selain merupakan buah kerja keras aparatur keamanan juga karena peran serta masyarakat sipil, terutama dua kekuatan moderat Islam, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Dengan caranya yang berbeda kedua Ormas terbesar tersebut bahu membahu mencegah terorisme baik pada level aksi maupun teologi.
Buku ini menguraikan bagaimana kompleksitas terorisme, pengalaman pemberantasan dan pencegahannya di Indonesia. Banyak sisi yang selama ini tidak diketahui publik dipaparkan secara akademik sehingga memiliki nilai obyektivitas ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Para pemerhati terorisme dan gerakan Islam kontemporer perlu membaca buku saudara Saefudin Zuhri ini. (Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Sekretaris Umum PP. Muhammadiyah).
Radikalisme dan terorisme perlu kembali diluruskan melalui deradikalsiasi. Pemikiran yang radikal (syiddah al-tanathu’) akan membawa akibat yang sangat berbahaya mulai dari menyalahkan dan mengakfirkan kelompok lain hingga tindakan terorisme (irhabiyah). Dalam penanggulangan terorisme di Indonesia sudah pasti tidak bisa meninggalkan peran ormas moderat seperti NU dan Muhammadiyah. Bagi NU, posisi kami siap menjadi garda depan dalam membuktikan peranan tersebut, karena itu buku ini perlu dibaca agar semua pihak semakin menyadari pentingnya melibatkan civil society dalam menghadang terorisme (Prof. Dr. KH Said Aqil Siraj, MA. Mantan Ketua Umum PBNU)
Deradikalisasi Terorisme : Menimbang Perlawanan Muhammadiyah dan Loyalitas Nahdlatul Ulama
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 612 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Produk Terkait
Judul : Dampak Sosial Program Keluarga Harapan pada Keluarga Pra-Sejahtera Penulis : Dr. Mega Nugraha, S.H., M.Si, Agus Tiansah, M.Si., Dr. Sunarto, S.Sos, M.Si., dan Dr. Alamsyah, M.Pd Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 154 Halaman Cover : Soft Cover SINOPSIS Buku “Dampak Sosial Program… selengkapnya
Rp 80.000Judul : ADMINISTRASI DIGITAL Penulis : Dr. Susniwati, S.Sos., M.Si., dan Dr. Deden Hadi Kushendar, S.Si., M.Si. Ukuran : 14,5 x 21 cm Cover : Soft Cover SINOPSIS Buku ini berjudul “Administrasi Digital”. Buku ini membahas tentang Administrasi Digital. Buku ini penulis kontribusikan untuk bidang administrasi di Indonesia. Buku… selengkapnya
Rp 65.000Judul : Gagasan, Gerakan, dan Perubahan Penulis : Fandi Abjul, Ihyauddin Jazimi, Gahara Utiarahman, Riska Duduti, Yunus B. Nawai ,Yusnawati Datau, dan Wisno Pakaya Ukuran : 14 x 20 cm Tebal : 170 Halaman SINOPSIS Buku ini mengajak pembaca menelusuri dinamika pemikiran,… selengkapnya
Rp 80.00014%
Judul : FENOMENA STUNTING DI MADURA Penulis : Yan Ariyani. S.Psi., M.Psi., Psikolog Editor : Netty Dyah Kurniasari, S. Sos, M. Med. Kom Ukuran : 14,5 x 21 cm Tebal : 80 Halaman No ISBN : 978-623-56872-1-6 Buku ini adalah hasil dari riset yang penulis lakukan di beberapa Kabupaten di… selengkapnya
Rp 60.000 Rp 70.000Judul : Pemberantasan Kejahatan Curat dan Curas: Tantangan dan Strategi di Masa Pandemi COVID-19 Penulis : Ahmad Mega Rahmawan Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 150 Halaman Cover … selengkapnya
Rp 80.000Judul : Strategi dalam Pemolisian Konflik Keagamaan Penulis : Benny Bathara Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 260 Halaman Cover : Soft Cover SINOPSIS Di tengah kompleksitas sosial yang diwarnai oleh perbedaan keyakinan, buku ini menguraikan bagaimana penegakan hukum… selengkapnya
Rp 90.000Judul : Sosiologi Masyarakat Virtual : Teori, Struktur dan Relasi Sosial Penulis : Rahma Hayati Harahap, S.Sos., M.Sos., dan Rahman Malik, S.Sos., M.Sos Editor : Dr. Achmad Hidir., M.Si Ukuran : 17 x 25 cm Tebal : 190 Halaman Cover : Soft Cover SINOPSIS Dunia… selengkapnya
Rp 150.000Judul : PENGINTEGRASIAN BUDAYA LOKAL DALAM PENDIDIKAN KARAKTER Penulis : Dr. Mukhoyyaroh, S.Ag., M.Ag, Dr. Yunus, S.Pd.I, M.Pd.I Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 150 Halaman Cover : Soft Cover SINOPSIS Buku ini membahas terkait dengan pendidikan karakter dan kearifan lokal pada madrasah. Pelaksanaan budaya sekolah pada… selengkapnya
Rp 70.00010%
Judul : DINAMIKA DAN KEBERAGAMAN ADAT, TRADISI, KEPERCAYAAN DAN AGAMA SUKU PELAUT DI PAPUA BARAT INDONESIA Penulis : Ismail Ali, Ismail Suardi Wekke. Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 250 Halaman No ISBN : 978-623-56870-4-9 Papua merupakan pulau yang terletak paling ujung timur Indonesia, dalam percakapan maupun… selengkapnya
Rp 135.000 Rp 150.000Judul : Pemberitaan Kekerasan Berbasis Gender di Media Massa Penulis : Anastasia H. P. Enga Ukuran :15 x 23 cm Tebal : 103 Halaman Cover : Soft Cover SINOPSIS Buku ini membahas pemberitaan kekerasan berbasis gender dalam media massa, baik cetak, daring, maupun penyiaran. Kekerasan berbasis gender,… selengkapnya
Rp 85.000
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.