Beranda » Umum » PENGANTAR SISTEM HUKUM ASURANSI SYARIAH   DAN KEPAILITAN  DI INDONESIA

PENGANTAR SISTEM HUKUM ASURANSI SYARIAH   DAN KEPAILITAN  DI INDONESIA

Stok:
Berat 250 gram
Kondisi Baru
Kategori Umum
Dilihat 95 kali
Diskusi Belum ada komentar
Bagikan
INFO HARGA
Silahkan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi harga produk ini.
Pemesanan yang lebih cepat! Order Cepat
PENGANTAR SISTEM HUKUM ASURANSI SYARIAH   DAN KEPAILITAN  DI INDONESIA
*Harga Hubungi CS
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Detail Produk PENGANTAR SISTEM HUKUM ASURANSI SYARIAH   DAN KEPAILITAN  DI INDONESIA

Judul               : PENGANTAR SISTEM HUKUM ASURANSI SYARIAH

  DAN KEPAILITAN  DI INDONESIA

Pengarang       : Syukron SHI, M.H

Ukuran            : 21 cm x 14,5 cm

Tebal               : 235 Halaman

ISBN:  978-623-9187-83-5

SINOPSIS

Tulisan ini dilatarbelakangi oleh konflik para peserta Asuransi Syariah Mubarakah dengan PT Asuransi Syariah Mubarakah pasca putusan pailit. Kasus PT Asuransi Syariah Mubarakah diperiksa dan diputus oleh Pengadilan Niaga. UU No 50 tahun 2009 tentang perubahan terhadap UU No 3 Tahun 2006 tentang Peradilan Agama menjelaskan bahwa sengketa ekonomi syariah menjadi kompetensi Absolut Pengadilan Agama. Gap ini perlu ditinjau dari teori sisten hukum dan asas Lex posterior derogat legi priori. Persoalan yang muncul berikutnya adalah tidak terpenuhinya hak para peserta asuransi pasca putusan pailit. persoalan ini dianalisis dengan mengunakan pendekatan Doktrin Fiduciari Duty, Ultra Vires dan piercing the corporate veil dalam konteks hukum perusahaan. Pendekatan ini digunakan untuk meninjau perlindungan hukum bagi para peserta asuransi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif Nomatif. Data yang digunakan berupa adalah library research dan field research. Ada 2 kesimpulan pada artikel ini, Pertama, persoalan kepailitan masih ditangani oleh Pengadilan Niaga disebabkan oleh kekuatan peraturan hukum dan kecenderungan para pihak dan kurator yang memiliki kepercayaan terhadap pengadilan niaga. Kedua, minimnya perlindungan hukum yang diberikan kepada para peserta PT. Asuransi Syariah Mubarakah disebabkan minimnya perlindungan hukum dari kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan serta tidak adanya aturan yang mengatur tentang peserta asuransi (pemegang polis). Kerugian yang menyebabkan perusahaan jatuh pailit dipandang sebagai kelalaian pengelola untuk menjalankan bisnis seperti tidak mematuhi tingkat solvabilitas dan tidak melakukan likuidasi sebelum terjadinya pailit. Oleh karena itu, Kurator semestinya membebankan dan meminta pertanggungjawaban kepada Direksi dan komisaris untuk membayar piutang kepada para peserta asuransi.

Ditambahkan pada: 17 Juli 2020
Produk Terkait
Diskusi Produk (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Info Perusahaan

  • Alamat : Jl. Kristal Blok F6 Pabean Udik Indramayu Jawa Barat
  • Telp : 0234 7124172
  • WA Penerbit : 081221151025
  • WA Toko Buku : 08125191885
  • E-mail : Penerbitadab@gmail.com
Chat via Whatsapp
Nurul
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Nurul
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja