MUSTIKA BERSULAM EMAS 

Kategori: Novel | 30 Kali Dilihat
MUSTIKA BERSULAM EMAS  Reviewed by admin on . This Is Article About MUSTIKA BERSULAM EMAS 

Judul               : MUSTIKA BERSULAM EMAS  Pengarang       : Irwanto Al-Krienciehie Ukuran            : 20 cm x 14 cm Tebal               : 247 Halaman ISBN: 78-623-9036-49-2 SINOPSIS Kuatnya nuansa profetik-sufistik dalam novel ini dibuktikan dengan unsur sastra yang memikat, menggelitik kesadaran dan menggairahkan rasa keagamaan. Dibumbui dengan sensasi dan perenungan… Selengkapnya »

Rating: 1.0
Harga:Rp 85.000
Order via SMS

081221151025

Format SMS : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU : 09
Stok Tersedia
0.25 Kg
16-07-2020
Detail Produk "MUSTIKA BERSULAM EMAS "

Judul               : MUSTIKA BERSULAM EMAS 

Pengarang       : Irwanto Al-Krienciehie

Ukuran            : 20 cm x 14 cm

Tebal               : 247 Halaman

ISBN: 78-623-9036-49-2

SINOPSIS

Kuatnya nuansa profetik-sufistik dalam novel ini dibuktikan dengan unsur sastra yang memikat, menggelitik kesadaran dan menggairahkan rasa keagamaan. Dibumbui dengan sensasi dan perenungan nilai-nilai spiritual di lubuk hati yang sublim. Tema moralitas (Mustika Budi) dipadu dengan muhasabah atau introspeksi diri (Mustika Hati), serta berbuhul pada kesejatian diri yang spiritualistik dan transedental (Mustika Diri Sejati). Kemudian diolah dan diramu ke dalam kisah cinta yang menerima dan memberi dan mengikuti unsur inderawi secara simbolik dengan realitas yang lebih tinggi menembus dimensi langit spiritualitas, bahkan menyingkap sisi insaniah menuju keilahiahan, yang merupakan unsur jiwa/ruhani. Menjadi manifestasi kesejatian cinta, bak benang dan tenunan yang rindu kembali kepada kapas, atau umpama seruling bambu yang rindu kembali ke pokok dan rumpunnya.
Selain itu, nuansa religiusitasnya sangat terasa ke sanubari terdalam, membumi dari sisi kemanusiaan universal, dan menembus langit ruhani dengan kerlap-kerlip cahaya cinta insaniah menuju cinta ilahiah. Realitas ceritanya tampak pada kehidupan sehari-hari sang tokoh yang banyak memetik hikmah pada setiap detak dan detik derap kehidupannya, sehingga sang tokoh senantiasa melakukan kontemflasi untuk menikmati setiap perjalanan spiritual dan intelektual dengan batin yang damai dan tenang. Sebab, rasa cinta Ilahi tertanam di kalbunya. Kemudian keteguhan para tokoh untuk istiqamah menggapai makna religiusitas yang dikemas dengan lembut, haru, anggun dalam pesona iman dan etika ketimuran (Indonesia).

 
Chat via Whatsapp