KOMUNIKASI RITUAL MAKNA DAN SIMBOL DALAM RITUAL ROKAT PANDHEBEH
Rp 70.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Kesenian |
KOMUNIKASI RITUAL MAKNA DAN SIMBOL DALAM RITUAL ROKAT PANDHEBEH
Judul : KOMUNIKASI RITUAL MAKNA DAN SIMBOL DALAM RITUAL ROKAT PANDHEBEH
Penulis : VIRDY ANGGA PRASETIYO, dan BANI EKA DARTININGSIH
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Cover : Soft Cover
SINOPSIS
Ritual merupakan teknik (cara, metode) membuat suatu adat kebiasaan menjadi suci. Ritual menciptakan dan memelihara mitos, juga adat sosial dan agama, karena ritual merupakan agama dalam tindakan. Ritual bisa pribadi atau berkelompok, serta membentuk disposisi pribadi dari pelaku ritual sesuai dengan adat dan budaya masing-masing. Sebagai kata sifat, ritual adalah dari segala yang dihubungkan atau disangkutkan dengan upacara keagamaan, seperti upacara kelahiran, kematian, pernikahan dan juga ritual sehari-hari untuk menunjukan diri kepada kesakralan suatu menuntut diperlakukan secara khusus
Seperti salah satu budaya yang ada di Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, yaitu Rokat Pandhaba. Menurut definisi masyarakat secara turun temurun, tradisi Rokat Pandhaba adalah upacara pembebasan seorang anak pandhaba dari roh jahat atau nasib buruk yang akan menimpa, serta sebagai sarana untuk melindungi dari segala bentuk marabahaya yang konon akan mengganggu perjalanan hidupnya di dunia. Rokat pandhaba merupakan tradisi yang sudah dilestarikan secara turun temurun oleh masyarakat Desa Karanganyar. Nama pandhaba (Madura) berasal dari kata pandawa (Jawa) yakni Pandawa Lima yang merupakan tokoh yang tak terpisahkan dalam cerita Mahabarata pada masa hindu-bundha di Indonesia. Lima bersaudara yang terdiri dari Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa ini menjadi bagian dari Perang Baratayuda melawan Kurawa. Sebenarnya antara Pandawa Lima dan Kurawa adalah saudara sepupu, namun mereka diceritakan memperebutkan tahta Hastinapura dalam Perang Baratayuda.
KOMUNIKASI RITUAL MAKNA DAN SIMBOL DALAM RITUAL ROKAT PANDHEBEH
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 901 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Produk Terkait
Judul : SETELAH D MINOR Penulis : M.A.AL.AZHARI Ukuran : 15,5 x 23 cm Cover : Soft Cover SINOPSIS Musik yang seharusnya bisa membantu,melupakan setiap keluh kesah yang sedang dialami,membuat sebuah lagu atau menjadikan irama sebagai keindahan.Namun semua itu hanyalah materi semata,telah menulis susunan kata untuk disusun… selengkapnya
Rp 70.000Judul : Etika Dalam Musik AI, Hak Cipta Dan Kepemilikan Karya Penulis : Prof. Wilma Latuny, ST, M.Si, M.Phil, Ph.D.IPM, Prof. Dr. Andar Indra Sastra, S.Sn, M. Hum, Maynard R.N.Alfons, S. Sn, Pravasta Bentar Maulany, M. Sn, Novan Salamena, M.Sn Ukuran : 14 x 20 cm… selengkapnya
Rp 70.000Judul : Transformasi Estetika Kesenian Sandur Bojonegoro Penulis : Arif Hidajad Ukuran : 14,5 x 21 cm Cover : Soft Cover SINOPSIS Buku “Transformasi Estetika Kesenian Sandur Bojonegoro” mengungkapkan perjalanan evolusi seni Sandur Bojonegoro dari masa ke masa. Melalui penelitian yang mendalam, penulis membedah perubahan dalam estetika, teknik,… selengkapnya
Rp 70.000Judul : Prosesi Adat Margondang Penulis : Alianda Lubis, MM Ukuran : 14,5 x 21 cm Cover : Soft Cover SINOPSIS Tano adat digomgom ibadat,luat 1001 suluk adalah motto daerah Kab. Padang Lawas,dalam artian bahwa Adat dan Agama saling berbarengan/Hombar do adat dohot ibadah. Salah… selengkapnya
Rp 65.000Judul : Mahir Bermain Recorder Melalui Metode Demonstrasi Penulis : Hartati, S.Pd Ukuran : 14,5 x 21 cm Tebal : 50 Halaman Cover : Soft Cover Blurb Selain untuk mengasah diri pada bidang seni, bermain musik nyatanya juga memiliki dampak yang positif terutama bagi siswa. Hal… selengkapnya
Rp 70.000Judul : I Dewa Tianyar : Dalam Persepektif Sejarah Kedhatuan Kawista Wanasari Penulis : I Dewa Gede Asmara Putra Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 175 Halaman Cover : Soft Cover SINOPSIS “I Dewa Tianyar: Dalam Perspektif Sejarah Kedhatuan Kawista Wanasari” mengangkat kisah menarik tentang perjalanan hidup dan kontribusi luar… selengkapnya
Rp 75.000Judul : Teknik Permainan Kendang Tunggal Pada Gamelan Bali Penulis : I Putu Danika Pryatna,I Komang Sudirga Editor : Hendra Santosa Ukuran : 21 cm x 14,5 cm Tebal : 234 Halaman ISBN : 978-623-79438-5-3 blurb : Teknik Permainan Kendang Tunggal Pada Gamelan Bali Lomba penabuh kendang tunggal di Bali… selengkapnya
Rp 187.000Judul : Reinterpretasi Tari Telek Legian dalam Smara Jantra: Strategi Artistik Menghadapi Komodifikasi Budaya Penulis : Kadek Ayu Diah Mutiara Dewi, S.Sn., M.Sn. Editor.: Prof. Dr. Ni Made Ruastiti, SST. MSi. Ukuran : 15 x 23 cm Cover : Soft Cover SINOPSIS Tari Telek sebagai salah satu warisan… selengkapnya
Rp 90.000Penulis : Dwi Dharma Aditya, I Gede Yudarta, I Ketut Muryana, dan I Ketut Partha Ukuran : 14,5 x 21 cm Tebal : 107 Halaman Cover : Soft Cover Sinopsi Buku Kesenian Genggong berada di Desa Adat Tejakula. Kesenian ini merupakan sebuah karya cipta dari masyarakat Desa Tejakula yang… selengkapnya
Rp 65.000Judul : Eksistensi Tari Topeng Gegesik Penulis : Dr. Rasto, M.Pd. dan Reza Ardiansyah, S.Pd. Ukuran : 14,5 x 21 cm Tebal : 124 Halaman Cover : Soft Cover SINOPSIS Tari Topeng Gegesik adalah salah satu warisan budaya yang kaya dan berharga dari Kabupaten Cirebon, Jawa… selengkapnya
Rp 70.000
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.