Beranda » Sosial & Budaya » Model Etnopedagogik Lonto Leok-Based Critical Contextual Teaching And Learning : Sebuah Integrasi Kearifan Lokal Manggarai dengan Pedagogi Kontekstual Abad ke-21
click image to preview activate zoom

Model Etnopedagogik Lonto Leok-Based Critical Contextual Teaching And Learning : Sebuah Integrasi Kearifan Lokal Manggarai dengan Pedagogi Kontekstual Abad ke-21

Rp 250.000
Stok Pre Order
KategoriSosial & Budaya
Tentukan pilihan yang tersedia!
PRE ORDER
Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut mengenai pemesanan produk ini.
Bagikan ke

Model Etnopedagogik Lonto Leok-Based Critical Contextual Teaching And Learning : Sebuah Integrasi Kearifan Lokal Manggarai dengan Pedagogi Kontekstual Abad ke-21

Judul                  :  Model Etnopedagogik Lonto Leok-Based Critical Contextual Teaching And Learning : Sebuah Integrasi Kearifan Lokal Manggarai dengan Pedagogi Kontekstual Abad ke-21

Penulis           : Keristian Dahurandi, S.Fil., M.Si., Prof. Dr. Mustaji, M.Pd., dan Dr. Syaiputra Wahyuda Meisa Diningrat, M.Pd

Ukuran            : 15  x 23 cm

Tebal               :  207  Halaman

Cover              : Soft Cover

 

 

 

SINOPSIS

Buku ini menjawab tantangan mendesak dalam pendidikan tinggi Indonesia: membentuk lulusan yang berpikir kritis dan berdaya saing global, sekaligus berakar pada kearifan dan identitas Nusantara. Melalui sintesis yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah (rigor) antara filosofi musyawarah adat Lonto Léok dari Manggarai, Flores, NTT dengan prinsip Contextual Teaching and Learning (CTL) dan pedagogi kritis, buku ini menghadirkan sebuah model pembelajaran inovatif yang utuh dan siap implementasi.

Lonto Léok direkontekstualisasi dari ritual adat menjadi suatu living epistemology—kerangka berpikir pedagogis yang hidup. Model LL-CCTL yang dihasilkan mengoperasionalkannya ke dalam sintaks pembelajaran sistematis berbasis empat tahap sirkuler: Céngka (identifikasi masalah otentik), Caca (pembongkaran analitis), Cica (dialog argumentatif konstruktif), dan Congko (sintesis dan aksi refleksif). Setiap tahap dirancang untuk mengasah keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas (4C) melalui masalah kontekstual yang nyata.

Kelebihan utama buku ini terletak pada pendekatan rekonseptualisasi pedagogis, di mana kearifan lokal tidak sekadar jadi materi ajar, melainkan ditingkatkan menjadi metodologi dan kerangka berpikir itu sendiri. Buku ini juga mendemonstrasikan proses pengembangan model yang ilmiah menggunakan pendekatan sistemati Dick & Carey, dilengkapi dengan instrumen penilaian autentik dan prinsip reaksi yang jelas.

Sebagai karya yang visioner namun aplikatif, buku ini menjadi panduan penting bagi dosen, pengembang kurikulum, peneliti pendidikan, dan pembuat kebijakan yang berkomitmen pada pendidikan transformatif yang kontekstual. LL-CCTL menawarkan jalan nyata untuk mewujudkan semangat Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), sekaligus menjadi bukti bahwa kekuatan pendidikan Indonesia masa depan justru bersumber dari pendalaman dan transformasi kreatif terhadap khazanah kearifan lokalnya yang kaya.

 

 

 

 

 

Model Etnopedagogik Lonto Leok-Based Critical Contextual Teaching And Learning : Sebuah Integrasi Kearifan Lokal Manggarai dengan Pedagogi Kontekstual Abad ke-21

Berat300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 63 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait

Social Media & Marketplace
Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Laras
● online
Dewanty
● online
Fitri
● online
Laras
● online
Halo, perkenalkan saya Laras
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja