Beranda » Agama » IMPLEMENTASI RASI BINTANG UNTUK PENENTUAN ARAH KIBLAT DENGAN APLIKASI STELLARIUM

IMPLEMENTASI RASI BINTANG UNTUK PENENTUAN ARAH KIBLAT DENGAN APLIKASI STELLARIUM

Stok: Tersedia
Berat 300 gram
Kondisi Baru
Kategori Agama
Dilihat 281 kali
Diskusi Belum ada komentar
Klik untuk Bagikan Ke
Rp 79.000

Detail Produk IMPLEMENTASI RASI BINTANG UNTUK PENENTUAN ARAH KIBLAT DENGAN APLIKASI STELLARIUM

Judul               : IMPLEMENTASI RASI BINTANG UNTUK PENENTUAN ARAH KIBLAT DENGAN APLIKASI STELLARIUM

 Penulis            :  Dr.  H. S A Y E H U, S.Ag, M. Kom

Ukuran            : 14,5 x 21 cm

Tebal               : 100  Halaman

Cover              : Soft Cover

 

SINOPSIS

Berangkat dari sebuah teori astrofisika yang diketahui bahwa seluruh benda langit bergerak mengelilingi pusat galaksi. Adanya pergerakan benda langit tersebut, sehingga bintang-bintang pun mengalami paralaks bila dilihat dari Bumi tampak ada pergerakan yang setabil, seperti halnya Matahari yang tampak dari Bumi. Matahari yang seakan bergerak jika dilihat dari Bumi ini, sejak dahulu hingga sekarang menjadi objek penelitian guna menentukan waktu kapan dimulainya ibadah dalam agama Islam oleh para ahli atau penggiat ilmu falak, termasuk dalam menentukan arah kiblat. Adanya pergerakan benda langit tersebut, memacu pembuktian benda langit lainnya, selain Matahari untuk dapat dijadikan acuan dalam pengukuran arah kiblat yang disebut dengan raṣd al-qiblah. Atas dasar ini, penulis membuktikan melalui aplikasi Stellarium, rasi bintang dijadikan mi’yar (acuan) pengukuran arah kiblat di malam hari yang diperlihatkan dari keakurasian rancangan algoritma aplikasi Stellarium dalam memperlihatkan mi’yār rasi bintang pada pengukuran arah kiblat di malam hari.

Bertolak dari kedua permasalahan di atas, maka penulis mengindentifikasi 88 rasi bintang (konstelasi) menurut International Astronomical Union yang berada di setiap malam, dan dalam pengamatannya dibagi atas tiga waktu, yaitu awal malam, tengah malam, dan akhir malam. Selanjutnya ditemukan 55 konstelasi yang berada di langit Mekah, kemudian didapati 13 rasi yang berada di langit Mekah dan dapat dilihat dari kota pengamat. Dari 13 konstelasi ini melalui Stellarium didapati 9 rasi bintang yang tepat berada pada azimut kiblat. Setelah ditemukan 9 rasi bintang, kemudian ditemukan perancangan algoritma rasi bintang tersebut melalui pembuktiannya dengan Stellarium, hingga disimpulkan bahwa rasi bintang dapat dijadikan mi’yar dalam pengukuran arah kiblat di malam hari.

 

Ditambahkan pada: 12 Mei 2023
Diskusi Produk (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Info Perusahaan

  • Alamat : Jl. Intan Blok C2 Pabean Udik Indramayu Jawa Barat
  • WA Penerbit : 081221151025
  • WA Adab Store : 081818432680
  • E-mail : Penerbitadab@gmail.com
Chat via Whatsapp
Nurul
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Nurul
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja